Rizieq Shihab, Arab Saudi - Sehubungan berita yang kita dengar apa yang terjadi di Republik Indonesia yang tercinta tentang prilaku salah seorang anggota DPR - RI yang menyampaikan ceramahnya yang begitu provokatif penuh fitnah dan adu domba pada saat berceramah di Nusa Tenggara Timur. Di mana yg bersangkutan memfitnah ajaran Islam, menghina ajaran tentang khilafah dan sekaligus juga memberikan ancaman akan membunuh umat islam yang akan memperjuangkan khilafah atau yang pro akan ajaran khilafah.
Sungguh sangat memperihatinkan dan sungguh sangat-sangat disesalkan peristiwa semacam ini terjadi justeru datang dari seorang wakil rakyat yang mestinya menjadi pengayom, yang mestinya menjadi bersatu, bukan menjadi pemecah belah bangsa. Dan, berkenaan dengan pernyataan itu juga, ada hal yang harus diluruskan di tengah-tengah umat Islam, yaitu betapa fitnah yang dilancarkan oleh musuh-musuh Islam terhadap ajaran tentang khilafah yang ada di dalam ajaran Islam.
Jadi Khilafah merupakan bagian daripada ajaran Islam. Karena itu umat Islam, tetap harus istiqomah untuk memperjuangkan khilafah dan untuk menegakkan khilafah, 'Alah man hajinuhu wah'.
Yaa, setelah adanya pembubaran HTI, banyak pihak yang untuk mencoba menakut-nakuti umat islam bicara tentang khilafah, bahkan pembubaran HTI juga dikait-kaitkan, yaitu tentang persoalan khilafah yang selalu digaungkan oleh HTI. Bahkan tidak terkecuali FPI juga ditakuti-takuti diancam akan dibubarkan karena ikut mendukung daripada persoalan Khiilafah.
Karena itu, pada kesempatan ini saya ingin tekankan kepada seluruh umat Islam untuk tidak terjebak dan tidak terprovokasi serta tidak terpengaruh dengan kondisi yang ada. Jangan gara-gara khilafah dimusuhi oleh mereka yang anti akan ajaran Islam. Kemudian orang takut bicara khilafah. Jangan karena khilafah dimusuhi oleh musuh-musuh Allah dan Rosul-Nya. Kemudian kita tidak berani untuk bicara tentang khilafah dan kita menyembunyikannya. Naudzubillah Minzalik!!!
Siapa pun, yang ingin memadamkan ajaran tentang khilafah. Siapa pun, yang ingin memadamkan ajaran Islam harus kita hadapi dengan tegar dan tegas tanpa harus punya rasa takut sedikitpun kepada mereka. Jadi, jangan pernah kita ditakuti, jangan pernah kita diancam tentang persoalan khilafah, sampaikan kepada umat apa itu khilafah, bagaimana itu khilafah, agar umat juga tidak terjebak dan tidak termakan oleh fitnah dari musuh-musuh Islam.
Musuh-musuh Islam mengatakan tentang khilafah itu akan menghapuskan NKRI. Siapa yang bilang?
Tidak ada satu pun ulama Ahlussunnah Waljama'ah (ulama Aswaja) di dunia khususnya di Indonesia yang mengatakan kalau khilafah akan menghapuskan NKRI.
Siapa bilang khilafah itu akan menutup semua gereja-gereja, dan memaksa orang di luar Islam untuk masuk ke dalam ajaran Islam. Itu fitnah, tidak ada dalam ajaran khilafah Islamiyah seperti itu.
Siapa bilang khilafah itu akan memaksa setiap orang untuk memeluk agama Islam?
Setiap orang tanpa peduli apapun agamanya untuk menjalankan ajaran Islam. Itu semua fitnah.
Nah, karena itu, fitnah semacam ini harus dijawab, tidak boleh dibiarkan, apalagi kita lihat saat ini banyak buzzer-buzzer bayaran, begitu juga akun-akun AHOKERS, yang terus menyerang persoalan khilafah, bahkan yang kita sesalkan ada akun-akun mengatasnamakan generasi muda NU. Mereka mencatut nama NU. Mereka menyerang persoalan khilafah.
Bahkan AD/ART FPI yang mendukung tegaknya khilafah, mereka jadikan sebagai propaganda untuk menghasut pemerintah agar membubarkan FPI dengan tuduhan FPI ingin menghapuskan NKRI karena FPI ingin menegakkan khilafah. Ini semua adalah fitnah.
Karena itu, pada hari ini, Saya telah meminta kepada Panitia Penyelenggara daripada Pengajian ini untuk memutar kembali di majelis ini kajian yang pernah saya sampaikan pada tahun 2015 tentang khilafah. Apa dan bagaimana tentang khilafah serta apa yang dimaksudkan oleh FPI di dalam memperjuangkan penegakkan khilafah. Dan Insya Allah sebentar lagi rekaman tersebut akan di putar. Saya minta kepada semua yang hadir di sini, untuk bisa memperhatikan rekaman tersebut dengan seksama. Menyimak, mendengarkan, menangkap pesan-pesan yang ada secara cermat dan teliti.
Bahkan, tidak sampai di situ, Saya telah meminta kepada para Ulama, para Habaib, para pimpinan Pondok Pesantren, begitu juga Pengurus - pengurus Masjid dan Mushalah serta para panitia-panitia Hari-hari Besar Islam di manapun berada untuk berkenan memutar rekaman kajian tentang Khilafah yang pernah Saya sampaikan pada tahun 2015.
Dan, Alhamdulillah semalam, di hadapan puluhan ribu umat Islam yang menghadiri Majelis Taklim Sababul Khair yang di pimpin oleh Habib Mahdi Bin Hamzah Bin Assegaf di Bogor, telah memutar rekaman video tersebut, dan di perhatikan dengan seksama oleh segenap umat Islam. Ini penting agar umat tahu, apa dan bagaimana tentang khilafah yang mereka tidak termakan propaganda musuh, yang penuh dengan fitnah dan adu domba. Bahkan ini penting juga bagi pemerintah untuk menyimaknya, untuk mendengarkannya, agar pemerintah tahu khilafah yang bagaimana yang sedang diperjuangkan oleh FPI.
Jadi jangan sembarangan menebarkan fitnah, jangan sembarangan menebarkan ancaman, jangan sembarangan untuk menistakan ajaran Islam. Sistim khilafah, adalah bagian dari pada ajaran Islam. Siapa menghina sistem khilafah berarti dia menghina ajaran Islam.
Siapa menista sistim khilafah, berarti dia menista ajaran Islam, siapa menolak sistem khilafah berarti dia menolak ajaran Islam. Karena itu, apapun resikonya, kita tidak boleh pernah mundur untuk menyampaikan kepada umat tentang ajaran Islam yang sebenarnya yang pernah di sampaikan oleh Nabi Muhammad SAW.
Ingat, apa yang Allah nyatakan di dalam Al-Qur'anul Karim,"Sesunggunya orang-orang yang menyatakan 'Tuhan Kami adalah Allah, kemudian mereka istiqamah, artinya tetap konsisten dengan pernyataan dan apapun resiko yang mereka hadapi tetap mereka beriman kepada Allah, tetap mereka menjalankan daripada apap-apa ayang diperintahkan oleh Allah SWT. Maka orang-orang semacam ini kata Allah, yaitu para Malaikat turun mengelilinginya, turun untuk menjaga dan melindunginya, bahkan menyatakan kepada orang-orang ini 'Janganlah sekali-kali kalian takut, dan jangan sekali-kali kalian itu bersedih, yaitu terimalah kabar gembira dengan Surga yang kalian dijanjikan.
Jadi orang-orang yang menyatakan bahwa Allah sebagai Tuhan-Nya, kemudian istiqamah (konsistensi), istiqamah di jalan Allah, para malaikat diturunkan oleh Allah membawa rahmat Allah untuk melindungi dan menjaganya, dan orang-orang semacam ini dapat arahan dari Allah beserta para malaikat-Nya agar mereka tidak pernah takut. Jangan pernah bersedih di dalam istiqamah di jalan Allah memperjuangkan agama Allah. Dan mereka mendapatkan kabar gembira, bahwa surga adalah tempat mereka kembali.
Kemudian, jangan lupa akan Hadist Nabi yang pernah dikatakan, "Jadi di tengah-tengah Aku punya umat ini akan tetap selalu ada mereka-mereka yang secara terang-terangan untuk membela yang haq (benar), menegakkan yang haq, mereka tidak pernah peduli dan mereka tidak akan pernah bisa dihalangi oleh mereka-mereka yang menentangnya, menghalanginya, mengancamnya, memfitnahnya, atau ingin menghancurkannya. Sampai datang keputusan Allah SWT".
Jadi orang-orang yang berjuang di jalan Allah yang penuh istiqamah, dan selalu ada di setiap jamak. Semoga kita yang hadir di tempat ini termasuk golongan tersebut, Jadi jangan peduli dengan fitnah tersebut, jangan pernah takut ancaman, sampaikan terus kepada umat, apa itu khilafah. Khilafah adalah bagian dari pada ajaran Islam, sampaikan kepada umat bahwa khilafah adalah bagian dari pada ajaran Nabi Muhammad SAW.
Nah, adapun apa yang di maksud tentang khilafah, bagaimana cara menegakkan khilafah serta khusus FPI menawarkan satu konsep perjuangan untuk menegakkan khilafah, yang seperti apa? Yoook, mari sebentar lagi kita dengarkan dari rekaman video, kajian yang pernah saya sampaikan di tahun 2015.
(Embo)

No comments:
Post a Comment