Kejadian langka terlihat ketika Presiden kelima RI, Megawati Soekarno Putri dan Presiden keenam RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) datang pada perayaan Hari Kemerdekaan ke-72 Indonesia di Istana Negara. Pertemuan keduanya di Istana Negara sudah sangat jarang terlebih ketika SBY duduk sebagai pemimpin negara Indonesia, Megawati tidak pernah merayakan hari kemerdekaan di Istana Negara.
 |
| Sesi Foto bersama pada Perayaan HUT-RI ke-72 mantan Presiden RI di Istana Merdeka Jakarta. Tampak dari kiri: Bj. Habibbie, Ny. Iriana Jokowi, Presiden Jokowi, Megawati, JK-Mufidah Jusuf Kalla, SBY-Ani Yudhoyono. |
Pertemuan ini pun mendapat tanggapan positif dari ketua partai PPP Romahurmuziy (Romi). Menurutnya, kedatangan kedua mantan petinggi negeri ini memperlihatkan bahwa kerukunan di Indoensia semakin baik. "Saya juga senang
karena melihat rukunnya seluruh pemimpin bangsa. Pak SBY dengan Bu Mega," kata Romi ditemui usai perayaan Hari Kemerdekaan, di Istana Negara, Kamis (17/8).
 |
| Mantan Presiden Megawati Soekarnoputri (tengah) berjabat tangan dengan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (kanan) beserta istri Ani Yudhoyono (kedua kanan) saat menghadiri upacara peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan RI di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (17/8). |
Menurut Romi, dalam pertemuan tersebut terlihat saling bersalaman dan bertegur sapa dengan wajah yang tidak mengerenyitkan kening. Kejadian ini harus dijadikan momentum agar para pemimpin negara Indonesia bisa terus menjaga keharmonisan sehingga menimbulkan kesejukan dan suasana yang mampu menyokong satu sama lain.
Ketika ditanya perbincangan apa yang dilakukan antara SBY dan Megawati, Romi enggan membeberkannya. Namun, dia melihat keduanya sempat bersua karena Romi berada tak jauh dari mereka. "Saya lihat, ya karena bareng-bareng," ujar
Romi di muat Tempo.
(mk)
No comments:
Post a Comment