Pesta Olahraga Musim Panas Se-Asia tahun 2018, secara resmi dikenal sebagai Asian Games XVIII, yang akan menjadi Edisi ke 18 dari acara multi event olahraga regional Asia yang rencananya akan diselenggarakan di Indonesia pada tanggal 18 Agustus 2018 - 2 September 2018, di dua tempat yaitu Jakarta dan Palembang, serta beberapa tempat sebagai tuan rumah pendukung seperti Lampung, Jawa Barat, dan Banten. Direncanakan akan menyelenggarakan 41 cabang olahraga, yang terdiri atas 33 cabang olahraga olimpiade dan 8 cabang olahraga non olimpiade.
Namun Partai Gerindra, melalui akun twitternya, menilai acara ini berlebihan pihak Gerindra lagi-lagi nyinyir dengan akun Partai Resminya di twitter.
"Bagaimana menurut sahabat acara Countdown 365 hari menjelang Asian Games 2018 yg berlangsung di Monas malam ini? Terlihat sangat mewah," tulis partai tersebut lewat akun twitter @Gerindra pukul 20.28 WIB, Jumat (18/8/2017).
Countdown Asian Games 2018 ditandai dengan aksi panahan yang dilakukan oleh Presiden Jokowi sekitar pukul 19.15 WIB. Setelah itu berbagai pertunjukan mulai dari artis lokal hingga mancanegara mengisi panggung di Monumen Nasional tersebut.
"Apakah tidak terlalu berlebihan ditengah kondisi perekonomian yang seperti sekarang ini?" ungkap Gerindra lagi.
Akun twitter tersebut juga mencuit tentang demokrasi. Cuitan partai yang dipimpin Prabowo Subianto itu juga mengundang reaksi banyak netizen.
"Engga lah, berlebihan dan ga pantas itu klo presiden kita pelanggar HAM," balas pemilik akun twitter @dikiting.
"Oh jadi tidak berlebihan? Yg seperti inilah yg bahaya. Apatis pada kehidupan orang lain. Hanya bisa berbicara tanpa bukti. Mental anak SD," balas akun Partai Gerindra kembali.
Balasan dari Gerindra itu lalu dibalas lagi oleh netizen lainnya. Namun Gerindra tak membalas lagi.
"Berteriak ketika DPR mewacanakan pembanguna apartemen baru, dgn alasan kondisi perekonomian. Tetapi banyak yg diam tentang acara malam ini?" cuit Gerindra lagi yang mendapat 180 balasan, 42 retweet, dan 56 suka pada pukul 23.15 WIB.
Cuitan ini juga kemudian mengundang balasan dari sejumlah netizen.
"Jadi Gerindra ngebet mengenai pembangunan Gedung Baru DPR? Heran menyamakan acara countdown Asian Games dengan pembangunan Gedung DPR baru," ujar pemilik akun @Richardotio.
"Tegas menolak kok, Mas," tandas Gerindra yang juga menyisipkan tautan berita.
"Ya memang harus mewah, ini menyangkut nama baik Negara di tingkat Asia lho," kata pemilik akun @yayazuzu.
"Untuk sekelas H-365 itu terlalu berlebihan," tandas Gerindra di muat detik.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) juga sebelumnya dalam melaksanakan infrastruktur penyelenggaraan SEA Games XXVI tahun 2011 mengeluarkan anggaran. Penyelenggaraan SEA Games saat itu digebrak acara besar-besaran pada puncak pembukaannya di Stadion Jakabering, Palembang.
Event olahraga Asian Games merupakan, event yang kedua kalinya Indonesia menjadi tuan rumah pertandingan Asian Games, setelah Asian Games 1962, dan untuk pertama kalinya dalam sejarah Asian Games, dua kota akan menjadi tuan rumah Olimpiade. Jakarta sebagai ibu kota negara, dan Palembang sebagai ibukota provinsi Sumatra Selatan.
Seperti dijelaskan di atas bahwa terdapat tiga tuan rumah pendukung yang tujuannya berencana untuk mendukung event Asian Games 2018 yang dimana membantu tuan rumah utama membantu menyediakan venue olahraga.
Indonesia telah disetujui sebagai tuan rumah Asian Games XVIII oleh Olympic Council of Asia dewan eksekutif pada 19 September 2014. Indonesia sebagai tuan rumah event olahraga terbesar di benua Asia ini, akan menjadi tuan rumah pada tahun 2018 yang seharusnya di rencanakan pada tahun 2019, hal ini untuk menghindari pemilihan legislatif dan pemilihan presiden pada tahun tersebut.
(embo)



No comments:
Post a Comment