![]() |
| Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Adhyaksa Dault (tengah) didampingi Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi. |
Adhyaksa memperoleh 17 suara dari dari total 34 suara yang diperebutkan, menang tipis dari Wakil Ketua Diklat Kwarnas serta Dosen Lemhanas, Jana T. Anggadireja. Sementara calon lainnya Mantan Wakapolri, Nanan Soekarna, memperoleh 1 suara dan Mantan Sekjen Kemenhan yang juga Waka Abdimas Kwarnas, Marsdya Eris Herhanto memperoleh 1 suara. Dua calon lainnya Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo, dan Mantan Wakil Gubernur Jawa Barat, Dede Yusuf mengundurkan diri dari pencalonan.
Kali ini ada saran dan pemikirannya untuk tidak ingin Gerakan Pramuka Ada di Bawah Kemenpora Lagi! Kenapa sejak zaman dia Kemenpora dulu hal itu tidak diutak-atiknya. Lantas mengapa hal itu menjadi polemik baru bagi dirinya?
Adhyaksa punya alasan mengapa dia menginginkan hal tersebut. Dia mengatakan bila organisasi pemuda yang berada di bawah naungan Kemenpora adalah yang berlandaskan politik. Sementara Pramuka, tidak ada unsur politik di dalamnya.
"Segera untuk (Pramuka) dipindahkan ke Kemendikbud. Karena menurut saya, organisasi pemuda yang kategori politik, itu yang dipegang Menpora. Kalau Pramuka kan bukan politik. Harusnya tupoksinya di Mendikbud," ujar Adhyaksa kepada detikcom usai penutupan Raimuna Nasional XI di Bumi Perkemahan Cibubur, Minggu (20/8/2017).
Tak hanya itu, dalam kesempatan tersebut Adhyaksa juga mempertanyakan dana untuk Pramuka yang terus berkurang dari tahun ke tahun. Menurutnya, sejak Imam Nachrowi menjadi Menpora, Pramuka hanya mendapat Rp 10 miliar per tahun dari yang awalnya Rp 45 miliar.
"Pas jaman saya jadi Menpora, untuk Pramuka itu Rp 45 miliar. Semakin kesini makin turun. Pas jaman Andi Malarangeng masih Rp 45 miliar. Sekarang Rp 10 miliar," sebutnya.
Lebih lanjut, Adhyaksa menyebut bila Presiden Joko Widodo menjanjikan akan memberikan bantuan pada Pramuka sebesar Rp 15 miliar. Hal tersebut dikatakan Adhyaksa setelah Presiden mengetahui bila dana tahunan Pramuka sebesar Rp 10 miliar sudah digunakan semua untuk kegiatan Raimuna Nasional XI.
"Presiden kemarin bilang siap membantu Rp 15 miliar. Belum tahu kapan turun tapi diblang akan bantu. Ini sedang kita koordinasikan lagi," tutupnya.
Sumber Detik

No comments:
Post a Comment