![]() |
| Gubernur DKI Anies Baswedan menggelar pertemuan dengan KemenPAN-RB.(File.detik.com) |
Hal ini diungkapkan Anies dalam Pertemuan dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) mengenai akuntabilitas penyelenggaraan Pemprov DKI. Anies meminta jajarannya bekerja keras, Jumat (15/12/2017).
"Jangan nama programnya keren, dilihat isinya enggak nyambung. Itu enggak keren lagi," ujarnya.
Ia bahkan mengumpamakan program tersebut seperti berita di media online.
"Kan kalau kita baca berita online kan gitu, judulnya bombastis, lihat isinya oh cuma begitu aja. Nah kita jangan begitu. Kita harus memastikan kegiatan-kegiatan dalam program sudah harus jelas targetnya, indikator, dan output-nya," kata Anies.
Ia meminta penginputan SAKIP dilakukan serius. Menurut dia, keberhasilan Pemprov DKI merupakan keberhasilan organisasi, bukan keberhasilan setiap individu dalam pemerintahan.
"Bukan one man show, bukan two man show, tetapi keberhasilan sistem. Dan kalau keberhasilan itu sistem, sustainability bisa dijamin karena sistem yang terbangun," ucapnya.
SAKIP Pemprov DKI Jakarta pada 2016 telah mendapat nilai B dengan angka 62 dari Kemenpan RB. Anies berharap, nilai itu naik menjadi AA atau sangat memuaskan.
"Kami ingin perbaiki dan target kami, kami berharap ke depan Pemerintah Provinsi DKI bisa mendapatkan AA. AA itu artinya sangat memuaskan," ucap Anies.
Anies mengajak jajarannya agar program-program yang telah dicanangkan bersama betul-betul terealisasi untuk kepentingan masyarakat Jakarta.
"Karena itu, kita pastikan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) yang sedang kita susun sekarang ini, nanti turunan ke bawahnya itu konsisten," ucapnya.
"Kinerja pemerintah itu ada ukuran obyektif, kinerja pemerintah (diukur) bukan pakai pembentukan opini. Kinerja pemerintah itu ada ukuran-ukurannya. Kami ingin agar kinerja Pemprov DKI memang secara obyektif meningkat, bukan secara opini meningkat," ujar Anies
Menurutnya, peningkatkan kinerja Pemprov DKI harus dilakukan secara sistemik. Diinstruksikan melalui Sekretaris Daerah DKI Saefullah, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Tuty Kusumawati, dan Kepala Inspektorat Zainal memperbaiki sistem di Pemprov DKI demi meningkatkan kinerja mereka.
[mk]


No comments:
Post a Comment