Dewan PBB mempertimbangkan tindakan menolak keputusan AS di Yerusalem - Indowordnews

Breaking

19 December 2017

Dewan PBB mempertimbangkan tindakan menolak keputusan AS di Yerusalem

Dewan PBB mempertimbangkan tindakan menolak keputusan AS di  Yerusalem
Dewan Keamanan PBB sedang mempertimbangkan sebuah rancangan resolusi yang menemukan bahwa ada perubahan status Jerusalem tidak memiliki dampak hukum dan harus dibalik, setelah AS mengakui kota tersebut sebagai ibukota Israel.

Mesir mengirimkan draft undang-undang tersebut pada hari Sabtu, dan para diplomat mengatakan bahwa dewan tersebut dapat memberikan suara berdasarkan usulan yang diajukan pada awal hari Senin.

Melanggar dengan konsensus internasional, Presiden AS Donald Trump bulan ini mengumumkan bahwa dia akan mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel dan memindahkan kedutaan AS di sana dari Tel Aviv, memicu protes dan kecaman keras di seluruh dunia.

Rancangan resolusi yang diperoleh AFP menekankan bahwa Yerusalem adalah sebuah isu "harus diselesaikan melalui negosiasi" dan mengungkapkan "penyesalan mendalam atas keputusan baru-baru ini mengenai status Yerusalem," tanpa secara khusus menyebutkan langkah Trump.
Dewan PBB mempertimbangkan tindakan menolak keputusan AS di  Yerusalem
Kelompok Muslim memprotes keputusan Washington untuk mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel, masa berdemo di luar kedutaan AS di Jakarta, Indonesia, 8 Desember 2017. / Foto Reuters
"Setiap keputusan dan tindakan yang dimaksudkan untuk mengubah karakter, status atau komposisi demografis" Yerusalem "tidak memiliki efek hukum, tidak berlaku dan dibatalkan dan harus dibatalkan," katanya.

Diplomat mengatakan mereka memperkirakan Amerika Serikat akan menggunakan hak veto untuk memblokir tindakan tersebut sementara sebagian besar, jika tidak semua, dari 14 anggota dewan lainnya diharapkan dapat mengembalikan rancangan resolusi tersebut.

Wakil Presiden AS Mike Pence akan mengunjungi Yerusalem pada hari Rabu, mengarungi krisis atas salah satu isu paling kontroversial dalam konflik Israel-Palestina.

Israel menguasai bagian timur kota tersebut dalam perang Timur Tengah 1967 dan melihat seluruh Yerusalem sebagai ibukota yang tak terbagi. Orang-orang Palestina melihat timur sebagai ibu kota negara masa depan mereka.


Sumber: news.cgtn.com

[mk]

No comments:

Post a Comment