Guardiola Tak Mau Jumawa Soal Kemungkinan City Raih Kuadrapel - Indowordnews

Breaking

20 December 2017

Guardiola Tak Mau Jumawa Soal Kemungkinan City Raih Kuadrapel

Guardiola Tak Mau Jumawa Soal Kemungkinan City Raih Kuadrapel
Biru adalah warnanya: Manchester City adalah favorit untuk mengantongi piala bersama Guardiola
Manajer Manchester City, Pep Guardiola, tak mau jumawa timnya bisa meraih kuadrapel atau empat piala pada musim ini setelah maju ke semifinal Piala Liga melalui drama adu penalti mengalahkan Leicester City 4-3.

Pep menyampaikan jawaban merendah soal kemungkinan timnya meraih kuadrapel. "Lupakan itu. Tak akan terjadi," ujarnya usai laga Rabu dinihari (20/12) yang harus diselesaikan melalui penalti karena kedua tim bermain imbang 1-1 pada waktu normal.

Meski demikian, jika menilik tren permainannya, Manchester Biru tetap mempunyai peluang meraih kuadrapel. Pasalnya, City juga saat ini menjadi pimpinan klasemen liga dengan selisih 11 poin dari posisi di bawahnya.

"Selain berada di jalan merebut trofi Piala Liga ketiga kalinya dalam lima musim ini, dalam final Februari tahun depan di Wembley," demikian dilansir Antara.

Jika City tetap bermain konsisten seperti sekarang, tidak mustahil mereka juga menjadi juara Liga Champions dan Piala FA.  Pemimpin puncak manajemen City, Khaldoon Al Mubarak, bahkan tidak menyangkal kemungkinan timnya mencetak kuadrapel.
Guardiola Tak Mau Jumawa Soal Kemungkinan City Raih Kuadrapel
Manajer Manchester City Pep Guardiola merayakan kemenangannya dengan Claudio Bravo setelah raihan positif adu penalti di perempat final di Leicester City. Foto: Paul Ellis / AFP / Getty Images
City tentunya merekrut Pep Guardiola agar tim bisa meraih sebanyak mungkin gelar. Terlebih sang manajer pun pernah mempersembahkan enam trofi sekaligus dalam satu musim kepada Barcelona.

City kini tak pernah kalah di dalam negeri Inggris sejak dikalahkan Arsenal pada semifinal Piala FA tahun lalu. Musim ini satu-satunya kekalahan yang diderita City adalah saat melawan Shakhtar Donetsk ketika City sudah memastikan lolos ke babak gugur Liga Champions.

Pertandingan Rabu dini hari tadi menjadi bukti Guardiola berhasil membentuk tim dengan para pemain kelas atas dan menciptakan generasi baru pemain yang selain tangguh tetapi juga berkualitas tinggi.

Di antara pemain muda yang berhasil dipolesnya untuk bersinar adalah harapan Inggris Phil Foden (17), remaja Spanyol berusia 18 tahun Brahim Diaz, dan bek asli Manchester, Tosin Adarabioyo (20). Ketiganya menjadi bagian mengesankan dari kemenangan City.

Tim asuhan Guardiola memimpin lebih dulu berkat gol Bernardo Silva, namun Jamie Vardy menyamakan kedudukan tujuh menit menjelang waktu tambahan. Dalam perpanjangan waktu, kiper City Claudio Bravo menggagalkan tendangan penalti Riyad Mahrez untuk memaksa pertandingan ditentukan dengan adu tendangan penalti.

"Banyak pemain muda dimainkan. Saya bahagia sekali untuk mereka. Mereka menunjukkan kepada saya banyak hal yang sangat bagus," kata Guardiola.

Namun ketika ditanya kemungkinan merengkuh kuadrapel, Pep merendah, "Mustahil. Dalam sepak bola, saat Anda kekurangan poin, Anda kalah. Saya tak memikirkan gelar," ujarnya dilansir bola.gatra.com.


[m.b]


No comments:

Post a Comment