Guardiola mengaku tidak akan mungkin memenangkan keempat trofi musim ini. Memuji tim mudanya untuk bertarung setelah kontroversi penalti Leicester
![]() |
| Manajer Manchester City Pep Guardiola merayakan kemenangannya dengan Claudio Bravo setelah raihan positif adu penalti di perempat final di Leicester City. Foto: Paul Ellis / AFP / Getty Images |
Meskipun manajer City sangat memuji para skuadnya dan hasil kontribusi tunggal Claudio Bravo, yang menyelamatkan penalti Riyad Mahrez setelah Jamie Vardy juga gagal melakukan penaltinya, dia menolak untuk berbangga bahwa timnya bisa memenangkan Piala Carabao, Piala FA, Liga Primer dan Liga Champions di musim yang sama.
"Itu belum pasti. Tentu tidak, "katanya. "Wow, itu tidak mungkin. Apa yang kita jalani belum tentu. Meraih kemenangan ke 16 hingga 17 pertandingan berturut-turut di liga dan lolos ke Liga Champions sebelum kami menyelesaikan tahap grup dan sekarang kami bermain dengan banyak pemain muda, ini belum pasti.
"Di sepakbola Anda membuang poin dan Anda akan kalah dalam kompetisi. Saya tidak memikirkan banyaknya pujian, saya sedang focus memikirkan pertandingan berikutnya."
City nyaris gagal keperempat final dalam tambahan waktu normal Bobby Madley, sang wasit, secara kontroversi memberi hadiah penalti bagi Leicester City di menit ke-97, karena Kyle Walker dianggap melakukan pelanggaran terhadap Demarai Gray, yang berikutnya diusir keluar lapangan setelah dianggap melakukan diving dan Ilkay Gündogan juga menerima kartu kuning sebagai peringatan.
![]() |
| Wasit Bobby Madley menunjuk titik putih setelah Demarai Gray dijatuhkan lewat hadangan Kyle Walker. Foto: Carl Recine/Action Images via Reuters. |
Sempat terjadi insiden lucu di babak kedua, seorang penggemar mencoba untuk mendekati Guardiola di area teknisnya beruntung pengelola lapangan turut membantu mengamankan dengan menghadang sang supporter tersebut, sepatunya sempat terlepas saat berlari mendekati manajer City.
"Saya pikir dia menginginkan baju saya," kata manajer City. "Saya aman. Mungkin lain kali dia harus memakai sepatu yang lebih baik," kenang sang manajer dilansir dari guardian.***
edm.


No comments:
Post a Comment