Ahli ilmuan Islam Indonesia Arifin Yahya. Bagaimana penjelasannya? Simak
![]() |
| Yerusalem (Shutterstock) |
Dilihat dari arti kata Filistin saja kita semua sudah tahu. Dalam bahasa Ibrani arti kata "Filistine" adalah Bangsa dari seberang laut. Orang Filistin berasal dari sekitar kepulauan Kreta, Yunani.
Apa Artinya “Palestina”?
Palestina di sepanjang sejarah tidak pernah merupakan nama bangsa atau Negara. Palestina adalah daerah geografis saja untuk menunjuk suatu wilayah di Timur Tengah.
Kata “Palestina” berasal dari Bahasa Ibrani, “peleshet” yang berarti “Orang Laut”. Yang disebut orang Filistia atau Filistin adalah para migran yang berasal dari Mesir, Turki dan Yunani yang pindah ke daerah pesisir Israel dan tinggal di sana. Antara kota yang didirikannya adalah Gaza, Askalon, Ashdod, Ekron dan Gat.
Dari zaman Herodotus, orang Yunani menyebut pantai timur Laut Tengah sebagai “Siria Palestina”. Orang Filistin disebut sebagai keturunan Kasluhim, anak Mesir. Orang Filistin terkenal sebagai bangsa yang melaut dan merupakan suku non-Semitik, non-Arab dan non-Ibrani, tidak berbahasa Arab dan tidak pernah berhubungan sama sekali dengan suku atau kebudayaan Arab.
Dalam sejarahnya penduduk Yahudi yang mendiami wilayah Israel / Palestina waktu itu mendirikan kerajaan Samaria di Utara dan Judea di Selatan yang eksis pada tahun 700 Sebelum Masehi sebelum tahun 720 sebelum masehi kedua kerajaan tersebut ditaklukan oleh Kekaisaran Asiria Baru.
Pada tahun 586 sebelum masehi Raja Nebuchadnezzar II dari Babylon menaklukan Kerajaan Judah. dia menghancurkan Kuil Salomon dan mengungsikan Yahudi ke Babylon. Pengungsian ke Babylonia berakhir sekitar tahun 538 Sebelum masehi dibawah Kekuasaan Cyrus yang Agung dari Persia setelah dia menghancurkan Babylon. Dan Kuil kedua dibangun sekitar tahun 520 Sebelum masehi dan Judah menjadi bagian dari provinsi Kekaisaran Persia dan dihuni sekitar 30.000 penduduk Yahudi dari abad ke 5 dan ke 4 sebelum masehi.(-pen
Keberhasilan penguasa Persia dalam mengelola Provinsi Judah membuat daerah itu kembali menjadi pusat perkotaan yang didominasi oleh orang Judah (Yahudi). Yunani berhasil menaklukkan sebagian besar wilayah tersebut tanpa ada perlawanan. Wilayah tersebut tergabung dengan Ptolemaic dan akhirnya dengan kekaisaran Seleucid, Wilayah Di Selatan Levant sangat terkena imbas dari Penyunanian Yahudi ( Hellenized ),-pen.
Agama asli Filistin menyembah Dewa-dewa
Filistin pertama kali mendarat di pantai Gaza lalu makin lama makin banyak dan akhirnya konfrontasi dengan nabi Daud, dan akhirnya Nabi Daud yg menang dan mendirikan kerajaan Israel dg luas kira-kira seperti sekarang. Karena itu sampai sekarang bendera Israel bersimbol Bintang Daud.
Filistin dulu berbeda dengan Palestine masa sekarang yang mayoritas suku Arab muslim dan Arab Nashrani, Bukan asli orang-orang Filistin lagi.
Bahkan pemimpin Palestina yg terkenal, Yasser Arafat berasal dari Arab Mesir, bukan kelahiran Palestina yang istrinya juga Wanita Arab Nashrani.
Sebaiknya kita belajar sejarah yang benar dan jujur supaya paham akar masalahnya untuk jadi lebih bijak dan tidak mudah terprovokasi oleh kepentingan Kekuasaan primordial Arabisme.
Pelajari tentang Daud adalah Nabi besar ummat Syalom Israel Yahudi dan ummat Syalom Nashrani juga ummat Islam Arab yang membunuh Goliath Filistin lalu mendirikan kerajaan Israel.
Pelajari tentang apa dan dimana letak Bait Suci umat Israel Yahudi.
Pelajari tentang dimana Nabi besar umat Syalom Nashrani lahir, hidup dan mati. Tentang kapan Nabi Muhammad lahir & wafat , Tentang kapan pasukan khalifah Umar pertama kali masuk dan mengambil alih Yerusalem lalu mendirikan masjid Omar , kemudian mendirikan masjid Aqsa di atas puing-puing Bait Suci.
Kalau kita sudah paham sejarah dengan benar, nanti kita akan sadar kenapa Ummat Nashrani & Bangsa yahudi Eropa/Amerika tetap mempertahankan Israel yg berdiri di sana. Kita pikir wilayah kerajaan Israel Yahudi Nabi Daud dan tanah kelahiran Nabi Isa / Yesus dan situs-situs bersejarah Israel Yahudi dan Syalom Nashrani bisa dipindah ?
Dulu pusat ke Nashranian terpaksa pindah ke Byzantium krn tanah Israel dikuasai Bangsa Arab.
Lalu ke Nashranian Byzantium pun dihancurkan oleh Al Fatih, Karena itu orang-orang Syalom Nashrani pindah ke Vatican supaya dekat dan dilindungi Roma, dan kemudian seluruh kerajaan Syalom Nashrani bersatu dibawah kepemimpinan Inggris utk mengambil alih tanah suci Yerusalem kembali dan dinamakan Perang Salib, dan sepertinya mereka berhasil merebut kembali.
Masing-masing agama sudah punya ritual tanah suci nya sendiri-sendiri , jadi jangan saling menganggu.
Bukankah tujuan beragama itu utk menciptakan kedamaian ? Bukan utk saling menguasai tanah suci orang lain dan memusnahkan agama lain, demi obsesi Pemahaman menjadi agama satu-satunya di muka bumi yang paling benar ?
Pada saat nabi Muhammad Isra Miraj sebenarnya di Yerusalem belum ada masjid adanya Bait Sucinya orang Yahudi.
Nabi Muhamad menganggap Bait Suci adalah masjid/Bait Aqsa (terjauh) sebagai kiblat pertama karena Bait Suci pada saat itu adalah pusat ibadah, kemudian Nabi memindahkan kiblat Arab muslim ke Mekkah supaya Arab muslim tidak bertikai berebut kiblat dg ummat BangsaYahudi dan gol Syalom Nashrani.
Nabi Muhammad tak pernah berusaha mengambil alih Yerusalem sampai wafat tahun 632 Masehi.
Khalifah Umar pada saat pertama kedatangannya di Yerusalem melakukan shalat di tanah kosong di seberang gereja dengan izin dan ketulusan Ummat Nashrani, lalu di tempat Umar shalat dibangun masjid "Omar".
Itu bukti bahwa masjid Al Aqsa belum ada saat pertama kali Umar datang ke Yerusalem. Kalau sudah ada masjid pasti Umar shalat di Al Aqsa, bukan di lapangan. Setelah mendirikan masjid Omar lalu berapa thn kemudian masjid Al Aqhsa dibangun di atas puing-puing reruntuhan Bait Suci.
Al-Aqsha selesai dibangun th 705 M , Jadi masjid Al Aqsha didirikan kira-kira 72 tahun setelah nabi Muhamad wafat.
Jadi inilah yang menjadi sebab Perang Salib dan kisruh sampai sekarang , karena Bangsa Arab muslim ingin menguasai Yerusslem dan menghapus Israel.
Bangsa Israel Yahudi dan ummat Syalom Nashrani tidak rela kehilangan tanah sucinya untuk dikuasai Bangsa Arab islam.
Mereka maunya ya tanah suci Syalom Yahudi dan Syalom Nashrani dipegang oleh Bangsa Yahudi dan ummat Syalom Nashrani juga. Lucu dan Aneh kan kalau Tanah suci umat A tapi yg berkuasa disitu umat B.
Bangsa Arab Islam juga pasti tidak mau juga kalau Mekkah dan Kabah dikuasai Bangsa Yahudi?
Begitu kira-kira...
Orang Amerika/Eropa Nashrani percaya kepada kitab mereka yg menyebut bahwa Israel adalah tanah suci pemberian Tuhan dan Tuhan akan melindungi sampai kiamat.
Sedangkan Bangsa Arab Islam seolah memaksakan kehendak bahwa Yerusalem itu milik Bangsa Arab Islam. Padahal kan jelas yg duluan hidup dan ibadah disitu bangsa Israel Yahudi dan Nashrani.
Bangsa Arab Islam yang datang 700 tahun setelah wafatnya Nabi Isa /Jesus tiba-tiba ingin menguasai Yerusalem, Padahal semasa nabi Muhammad hidup pun, tidak pernah bawa pasukan perang untuk menyerang Israel.
Nabi Muhammad juga tidak pernah memerintahkan merampas Yerusalem karena beliau sudah punya 2 tanah suci dan kiblat sendiri (Mekah & Madinah). Di dalam Quran pun tiada satupun ayat yang menyebut harus menguasai Yerusalem. Jadi yang mengganggu itu adalah masa pemimpin Arab islam setelah nabi Muhammad wafat, yang ingin menguasai tanah suci Agama lain.
Usaha Arabisasi di Israel tidak berhasil dan akhirnya Bangsa Arab islam radikal yang menempatkan KEBANGSAAN nya diatas dari Nilai-nilai dan sendi-sendi Agama itu sendiri Menjadi dongkol sampai sekarang, lalu membuat teror tak berkesudahan.
Kalau Arab islam yang mengikuti nabi Muhammad pasti tak kan bernafsu merampas Israel/Yerusalem krn nabi mengajarkan "Bagiku agamaku, bagimu agamamu"...
Jangan saling ganggu , dan dalam internal Islam dapat dimaknai juga sebagai "Islam ku adalah Kepercayaan/Agama ku, Islam mu adalah Kepercayaan/Agama mu". Kesimpulan nya 1001 Jalan menuju ke Keselamatan.
Intinya tiap agama sudah punya tanah suci dan kiblat sendiri. Yerusalem itu udah jadi kiblat orang Yahudi dan Nashrani sebelum nabi Muhamad lahir, jadi sungguh tidak jujur kalau Bangsa Arab (Islam & Nashrani) ingin menguasai dan merebutnya. Arab islam kan sudah punya Mekkah, dan Bangsa Yahudi pun tidak pernah melarang Ummat Islam Arab dan Syalom Nashrani Arab utk hidup dan beribadah bersama dgn Ummat Yahudi di Yerusalem.
Selama nabi Muhamad hidup pun tdk pernah ganggu Yerusalem. Di Al Quran pun tak ada 1 surat pun yang memerintahkan mengambil alih Yerusalem.
Sedangkan di kitab Yahudi & Nashrani berkali2 disebut bahwa Yerusalem & tanah Israel adalah tanah yg diberikan Allah utk mereka, jadi jangan ganggu kiblat agama lain supaya kehidupan damai , hanya karena ingin berkuasa atas dasar Kebangsaan yang memakai issue2 Agama..
Sementara 90% property ajaran yang ada dalam Al Quran itu juga bersumber dari Bangsa Israel Yahudi/Ibrani dengan Nabi-nabi nya.
Kalau Muslim sejati yang ikuti nabi Muhamad tidak ingin mengambil alih Hak Yerusalem, ya kita ikuti.
Jangan Kolonialisme atas teritorial yang didasari Semangat pride Kebangsaan, dibungkus seolah olah Perjuangan Agama..
Yg terjadi umat Kristen sedunia melawan dan terjadilah Perang Salib.
Banyak orang mati sebab nafsu ingin menguasai tanah suci orang lain. Akhirnya tanpa sadar kita jdi jauh dari substansi tujuan agama itu sendiri yang ingin menciptakan kedamaian.
Untuk membuktikan Islam itu damai maka hentikanlah usaha ingin merebut tanah suci dan kiblat agama Yahudi dan Nashrani, seperti dahulu nabi Muhamad tak pernah melakukannya.
Bagimu agamamu, bagiku agamaku. Tak sepantasnya saling mengusik.
Yang serakah itu khalifah setelah Nabi wafat yang ingin memaksa menguasai tanah suci Nashrani & Yahudi di Jerusalem, karena sudah tidak ada lagi yang mengawasi Kelakuan dan Nafsu dari Bangsa yang asal nya Jahiliyah tersebut.
Selama ribuan tahun kita semua ummat Islam sudah salah kaprah tentang urusan Jerusalem, kita Bangsa Indonesia di Cekoki Doktrin bahwa Palestina adalah Perjuangan Ummat Islam, padahal sesungguhnya adlh Perjuangan Bangsa Arab utk menguasai Palestina .
Kita Ummat Islam Indonesia juga malu jika tujuan perangnya utk merampas tanah suci org lain.
Nabi pun selama hidupnya tak pernah mengajarkan dan memerintahkan merebut Jerusalem dan Israel. Tak ada 1 surat pun di Quran yg menyebut ummat Muhammad / Islam harus mengambil alih Israel & Jerusalem. Itulah kenapa selama ribuan tahun kita tidak benar-benar kekal berhasil menguasai Jerusalem karena memang tidak ada perintah dari Allah dan nabi Muhamad waktu itu dan Nabi muhammad pun tidak melakukan.
![]() |
Ilustrasi Penghancuran Bait Suci Yerusalem
|
Apakah Palestina akan menjadi Iraq atau Suriah atau Yaman, jika di pimpin oleh Bangsa Arab ? dimana situs-situs sejarah islam pun Hancur beserta Situs-situs dunia yang ada di Iraq Suriah dan Yaman dan bisa juga akan terjadi di Bumi Leluhur NKRI.
SumberUtama: disini
[miki]





No comments:
Post a Comment