Jokowi sebut Justeru Negara Islam Ingin Studi Islam Di Indonesia. Tapi inginkan Generasi Indonesia Suruh belajar Minyak - Indowordnews

Breaking

18 January 2018

Jokowi sebut Justeru Negara Islam Ingin Studi Islam Di Indonesia. Tapi inginkan Generasi Indonesia Suruh belajar Minyak

Jokowi dan Dunia Arab Ingin Studi Islam Di Indonesia. Dunia Arab ingin Generasi Indonesia Suruh belajar Minyak
Presiden Joko Widodo saat menghadiri KTT Luar Biasa OKI di Istanbul Turki, Rabu (13/12/2017). Biro Pers Setpres. 
Presiden Joko Widodo bakal mewujudkan permintaan dunia internasional terkait saran yang menarik dari beberapa pemimpin di Timur Tengah, khususnya generasi muda di negara Timur Tengah yang ingin belajar agama Islam dan generasi muda Indonesia belajar ekonomi dan perdagangan serta minyak di Negara itu.

Dalam mewujudkan impian menarik tersebut akhirnya meresponnya dengan pendirian ‎Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) yang berlokasi di Cimanggis, Depok, Jawa Barat.

Dilansir dari akun halaman facebook Presiden Joko Widodo, beliau menyampaikan beberapa pemimpin negara Islam bertemu dengannya di konferensi Organisasi Kerja Sama Islam beberapa waktu lalu, dan memberi saran yang menggelitik. Kata mereka: "Generasi muda Indonesia yang dikirim ke Timur Tengah sebaiknya belajar ekonomi, perdagangan atau perminyakan. Sebaliknya, generasi muda Timur Tengah belajar mengenai Islam ke Indonesia," ujar beliau.

Beliau melanjutkan, "Kita pun sudah merencanakan pembangunan Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) yang dimulai pertengahan tahun 2018 ini. Peraturan Presiden pembangunan UIII sudah saya tanda tangani lebih setahun lalu", sambungnya.
Jokowi dan Dunia Arab Ingin Studi Islam Di Indonesia. Dunia Arab ingin Generasi Indonesia Suruh belajar Minyak
Presiden Joko Widodo dalam Rapat Terbatas/Facebook
"Kemarin, saya memimpin rapat terbatas di Jakarta untuk mengetahui perkembangan pembangunannya. UIII ini akan dibangun di daerah Cimanggis, Depok, Jawa Barat di atas lahan seluas 143 hektare. Anggaran pembangunannya total Rp3,9 triliun yang bersumber dari APBN dan hibah dari negara-negara lain".

Menurut Presiden, UIII ini dibentuk bukan hanya untuk menjawab kebutuhan domestik, tetapi untuk menjawab kebutuhan masyarakat internasional, serta memperkokoh kepemimpinan Indonesia di dunia internasional, terutama umat Islam internasional.

"Bila telah rampung pada tahun 2022, kampus itu akan menonjolkan pengajaran mengenai peradaban dan ilmu-ilmu Islam yang berkembang di Indonesia. Hal itu dianggap baik oleh negara-negara tetangga, sebagaimana yang mereka sampaikan di pertemuan OKI dulu itu," pungkasnya.

embo &©mik/iWn

No comments:

Post a Comment