Dalam kunjungannya ke Sumatra Barat, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau Kegiatan Program Padat Karya di Kabupaten Dharmasraya, diantaranya Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) dan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (Peningkatan Kualitas Rumah Tidak Layak Huni).
Melansir setkab.co.id, di daerah asal kedua orang tua Politisi Fadli Zon ini, Program Percepatan Tata Guna Air Irigasi Balai Wilayah Sungai Sumatra V dilaksanakan di total 105 Desa yang tersebar di 12 Kabupaten yang ada di Sumatra Barat, dengan melibatkan 112.500 tenaga kerja, dan menghabiskan total biaya Rp29.250.000.000,00.
Sedangkan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (Peningkatan Kualitas Rumah Tidak Layak Huni) sebanyak 6.350 unit melibatkan 162.500 Tenaga Kerja yang tersebar di 169 Ngarai (Desa) di 12 Kabupaten/Kota di Sumatra Barat.
Pada acara tersebut, Presiden mendapat penjelasan pembangunan dari Dirjen Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Imam Santoso.
Presiden Jokowi turun dari kendaraan kepresidenan dan berjalan di sisi irigasi di tengah gerimis yang mengguyur. Masyarakat antusias melihat kunjungan Presiden ke pinggir sawah tersebut dengan mengabadikan momen itu melalui telepon selularnya.
Jokowi dan Iriana menggunakan helikopter milik TNI Angkatan Udara. Usai turun dari helikopter, keduanya berjalan kaki ke arah mobil.
Ribuan masyarakat yang menunggu di sisi lapangan bola tempat helikopter mendarat berteriak-teriak memanggil Jokowi. Presiden pun membalasnya dengan melambaikan tangan sembari tersenyum.
Jokowi dan Iriana kemudian berpisah. Jokowi mendatangi kerumunan masyarakat yang berdiri di tepi lapangan. Sementara Iriana berjalan ke arah mobil. Ia membagi-bagikan buku dan syal bermotif batik kepada masyarakat yang berdiri di sekitar mobil.
Di Kabupaten Dharmasraya, Kecamatan Sitiung sendiri terdapat 988 Unit Hunian yang tidak layak huni dengan total biaya Rp14,82 miliar, diantaranya di Nagari Sungai Duo, Kecamatan Sitiung, terdapat 32 Unit Hunian Tidak Layak Huni (Rp480 juta) yang dikerjakan dengan melibatkan 800 Tenaga Kerja.
Sebelumnya dalam rangkaian kegiatan di Dharmasraya, Presiden Jokowi menyempatkan menyerahkan bantuan sembako berupa beras, minyak, teh, dan gula sebanyak 4.000 paket kepada masyarakat yang tersebar di berbagai titik.
Turut mendampingi Presiden pada acara ini Seskab Pramono Anung, Dirjen Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Imam Santoso, dan Gubernur Sumatra Barat Irwan Prayitno.
[edy].
Melansir setkab.co.id, di daerah asal kedua orang tua Politisi Fadli Zon ini, Program Percepatan Tata Guna Air Irigasi Balai Wilayah Sungai Sumatra V dilaksanakan di total 105 Desa yang tersebar di 12 Kabupaten yang ada di Sumatra Barat, dengan melibatkan 112.500 tenaga kerja, dan menghabiskan total biaya Rp29.250.000.000,00.
Sedangkan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (Peningkatan Kualitas Rumah Tidak Layak Huni) sebanyak 6.350 unit melibatkan 162.500 Tenaga Kerja yang tersebar di 169 Ngarai (Desa) di 12 Kabupaten/Kota di Sumatra Barat.
Pada acara tersebut, Presiden mendapat penjelasan pembangunan dari Dirjen Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Imam Santoso.
Presiden Jokowi turun dari kendaraan kepresidenan dan berjalan di sisi irigasi di tengah gerimis yang mengguyur. Masyarakat antusias melihat kunjungan Presiden ke pinggir sawah tersebut dengan mengabadikan momen itu melalui telepon selularnya.
Jokowi dan Iriana menggunakan helikopter milik TNI Angkatan Udara. Usai turun dari helikopter, keduanya berjalan kaki ke arah mobil.
Ribuan masyarakat yang menunggu di sisi lapangan bola tempat helikopter mendarat berteriak-teriak memanggil Jokowi. Presiden pun membalasnya dengan melambaikan tangan sembari tersenyum.
Warga Sitiung Dharmasraya Terpana Saat Menyaksikan Ibu Iriana Melakukan Ini 👇 pic.twitter.com/qHetaAoziN— Murtadha (@MurtadhaOne) 8 Februari 2018
Terjadi Kehebohan Saat Presiden Jokowi Keluar Hotel malam hari di Dharmasraya pic.twitter.com/wYX0WPd5A3— Murtadha (@MurtadhaOne) 7 Februari 2018
Turut mendampingi Presiden pada acara ini Seskab Pramono Anung, Dirjen Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Imam Santoso, dan Gubernur Sumatra Barat Irwan Prayitno.
[edy].


No comments:
Post a Comment