![]() |
| Foto: facebook.com/sahabatkarolin |
Kala itu, Karolin mengaku mendengar informasi masyarakat Simpang Hulu mengalami kesulitan dalam pembebasan lahan dan beberapa akses pembangunan.
“Saya datang untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat dan saya perjuangkan beberapa akses pembangunan dan pembebasan lahan untuk pemakaman,” ujar Karolin saat melakukan dialog dengan masyarakat Desa Semandang Kiri, (22/2) Kamis.
Sebab itulah, Karolin mengaku paham betul dengan kondisi Simpang Hulu karena dalam proses memperjuangkan aspirasi masyarakat, dirinya harus bolak-balik Jakarta-Ketapang, khususnya Simpang Dua.akrab itu karolin@liputan6dotcom @hariankompas @antarakalbar @tvOneNews @Metro_TV @CNNIndonesia @detikcom @MNCkoranSINDO @jakpost @TVRINasional @thejakartaglobe @merdekadotcom pic.twitter.com/ZmBgpLOEI7— sahabatkarolin (@sahabat_karolin) 21 Februari 2018
"Jadi kalau yang lain masih sekedar janji-janji politik, saya sudah membuktikannya. Masyarakat disini juga tahu sendiri, saya bukan sekedar berjanji, tetapi sudah bekerja dan masyarakat bisa membuktikannya sendiri," katanya.
Bahkan Karolin menyatakan siap untuk melanjutkan untuk membangun kecamatan Simpang Hulu jika dipercayakan masyarakat disana untuk menjadi Gubernur Kalbar periode 2018-2023.
"Jika masyarakat menghendaki saya untuk menjadi Gubernur Kalbar, maka saya akan melanjutkan berbagai program pembangunan yang selama dua periode dilakukan oleh Gubernur Cornelis,” kata Karolin yang langsung disambut dengan teriakan “Karolin Gubernur…Karolin Gubenur” dari peserta dialog. (*)
Edmun.


No comments:
Post a Comment