![]() |
| Masih hidup: Pemimpin kelompok negara Islam, Abu Bakr al-Baghdadi, yang digambarkan pada tahun 2014, dilaporkan hidup dan dirawat di rumah sakit di timur laut Suriah. |
Abu Bakr al-Baghdadi dilaporkan tidak dapat berjalan tanpa bantuan karena 'patah tulang dan tungkai', dan menderita diabetes.
Ini jauh dari saat pertama kali mengklaim bahwa al-Baghdadi telah terluka atau terbunuh, dan juga belum ada konfirmasi resmi.
Namun, Ketua Badan intelijen dan kontraterorisme Irak Abu Ali al-Basri mengatakan, "Kami memiliki informasi dan dokumen yang tak terbantahkan dari sumber-sumber di dalam organisasi teroris bahwa al-Baghdadi masih hidup dan bersembunyi 'di wilayah timur laut Suriah, Jazira."
ISIS, yang juga dikenal sebagai Negara Islam dan Daesh, tetap memiliki eksistensi yang signifikan di dataran gurun provinsi Hasakeh wilayah timur laut Suriah meskipun telah kehilangan sebagian besar 'basis khilafah' nya dilintas batas yang menguasai sepertiga wilayah tetangga Irak.
Basri mengatakan bahwa al-Baghdadi menderita 'luka-luka, diabetes dan patah tulang pada tubuh dan kaki yang mencegahnya berjalan tanpa bantuan'.
Pemimpin jihadis itu terluka dalam 'serangan udara kepada kubu ISIS di Irak'.
Otoritas Irak pekan lalu menerbitkan daftar 'pemimpin teroris yang dicari secara internasional' yang dipimpin al-Baghdadi, yang lahir tahun 1971 dengan nama Ibrahim Awad Ibrahim Ali al-Badri al-Samarrai.
Al-Baghdadi hampir tidak terlihat dalam gambar atau rekaman video di luar kelompok teroris, terlepas dari banyaknya materi propaganda ISIS.
Pada tahun 2014, sebuah video dirilis menunjukkan khotbah al-Baghdadi saat shalat Jumat di sebuah masjid di Mosul, Irak, yang kemudian dipegang oleh ISIS.
![]() |
| Sebuah profil Abu Bakr al-Baghdadi, yang dikeluarkan oleh otoritas Irak tanggal 6 Februari 2018, menunjukkan nama lain yang dia gunakan. (Foto: AFP) |
Pada bulan Desember tahun 2016, Pentagon mengatakan bahwa mereka percaya bahwa Pimpinan Kelompok ISIS masih hidup, meski upaya berulang kali dilakukan oleh koalisi dibawah pimpinan AS.
Beberapa minggu kemudian, pada bulan Januari 2017, berita lokal melaporkan bahwa al-Baghdadi telah 'terluka parah' dalam serangan udara di Al-Ba'aj, Irak utara.
Datanglah ke bulan Juni, tentara Rusia mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pemimpin ISIS kemungkinan adalah salah satu korban serangan udara pada Raqqa pada bulan Mei, suatu saat kota tersebut masih menjadi ibukota 'de facto' organisasi teror tersebut.
ISIS dilaporkan 'mengakui' ini pada bulan Juli, bagaimanapun, datang bulan September, seorang kepala militer Amerika mengatakan bahwa kepala jihad masih hidup dan mungkin bersembunyi di lembah Efrat, Suriah timur.
***
mk.


No comments:
Post a Comment