Menanggapi pidato kontroversial Ketua Fraksi Partai NasDem di DPR RI, Victor Bungtilu Laiskodat, yang disampaikan pada sebuah acara kampanye, di kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 1 Agustus 2017.
Victor dalam kesempatan tersebut menyinggung soal tumbuhnya kelompok yang mendukung khilafah, atau sistem kepemimpinan berdasarkan ajaran Islam. Jika kelompok tersebut berhasil menguasi Indonesia dan mengubah negara ini, Victor menyebut semua orang harus memeluk Islam, dan tidak boleh lagi beribadah di gereja.
Ia menyebut pendukung kelompok tersebut adalah Partai Gerindra, Partai Demokrat, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Amanat Nasional (PAN). Dalam kesempatan tersebut Victor juga menyampaikan kalimat, yang intinya ia akan membunuh mereka sebelum mereka membunuhnya. Namun tidak jelas siapa yang ia maksud dengan mereka.
Video pernyataan Victor itu beredar luas di masyarakat. Atas pernyataan itu, Partai Gerindra dan PAN dan PKS sudah melaporkan Victor ke Mabes Polri.
Rizieq Shihab telah mengeluarkan seruan kepada umat Islam untuk memproses hukum pernyataan kontroversi Ketua Fraksi Partai Nasdem Victor Laiskodat.
FPI sigap menanggapi seruan tersebut. Sekjen Dewan Syuro DPD FPI DKI Jakarta Novel Bamukmin menegaskan bahwa pihaknya akan segera merapatkan barisan untuk menyusun strategi menyikapi seruan Rizieq Shihab tersebut.
Dalam kesempatan yang sama Rizieq Shihab, Imam Besar FPI yang seang berada di luar negeri (Arab Saudi) tak ketinggalan turut langsung berang.
Sehubungan berita yang kita dengar, kata Rizieq. Apa yang terjadi di Republik Indonesia yang tercinta tentang prilaku salah seorang anggota DPR - RI yang menyampaikan ceramahnya yang begitu provokatif penuh fitnah dan adu domba pada saat berceramah di Nusa Tenggara Timur. Di mana yang bersangkutan memfitnah ajaran Islam, menghina ajaran tentang khilafah dan sekaligus juga memberikan ancaman akan membunuh umat islam yang akan memperjuangkan khilafah atau yang pro akan ajaran khilafah.
Menurut Rizieq, setelah adanya pembubaran HTI, banyak pihak yang untuk mencoba menakut-nakuti umat islam bicara tentang khilafah, bahkan pembubaran HTI juga dikait-kaitkan, yaitu tentang persoalan khilafah yang selalu digaungkan oleh HTI. Bahkan tidak terkecuali FPI juga ditakuti-takuti diancam akan dibubarkan karena ikut mendukung daripada persoalan Khiilafah dengan menyerang persoalan khilafah melalui media sosial.
"Nah, karena itu, fitnah semacam ini harus dijawab, tidak boleh dibiarkan, apalagi kita lihat saat ini banyak buzzer-buzzer bayaran, begitu juga akun-akun AHOKERS, yang terus menyerang persoalan khilafah, bahkan yang kita sesalkan ada akun-akun mengatasnamakan generasi muda NU. Mereka mencatut nama NU. Mereka menyerang persoalan khilafah", ujar Rizieq.
VIDEO CERAMAH RIZIEQ DARI ARAB SAUDI
(embo)

No comments:
Post a Comment