Terang Di Desa Ampas Papua. Jokowi berharap ada rasa bangga pada tanah air - Indowordnews

Breaking

18 August 2017

Terang Di Desa Ampas Papua. Jokowi berharap ada rasa bangga pada tanah air

Terang Di Desa Ampas Papua. Jokowi berharap ada rasa bangga pada tanah air

Dalam Pidato Kenegaraan yang disampaikan Presiden Jokowi di Sidang Tahunan MPR 2017 lalu, beberapa pihak mengapresiasi dan memuji pidato Presiden Joko Widodo dalam sidang tahunan MPR.

Dalam pidatonya, Jokowi mengatakan di tahun ketiga menjabat sebagai Presiden akan fokus melakukan pemerataan ekonomi.

Melalui akun facebook miliknya pun Jokowi juga tak ketinggalan kerap memberikan informasi bernilai. Beliau menyampaikan sekilas pandang tentang kehadiran negara terhadap daerah-daerah tertinggal, khususnya sebagaimana yang dialami di Papua pedalaman yang saat ini butuh penerangan dengan membangun listrik untuk masyarakat pedalaman di pedesaan Papua.

Jokowi menyampaikan, "Puluhan tahun mereka hidup dalam kegelapan. Tak ada listrik yang menjangkau desa. Malam-malam di rumah mereka hanya diterangi cahaya pelita. Anak-anak sekolah belajar dengan penerangan seadanya. Asap dari pelita membentuk jelaga, minyak tanah yang dibakar lewat sumbu membuat mata mereka memerah dan pedih," ungkapnya.

"Di usia 72 Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, desa-desa di pegunungan Papua, bermandikan cahaya listrik di malam hari. Inilah kisah kehadiran pemerintah di Desa Ampas, Kabupaten Keerom, Papua. “Terima kasih. Luar biasa, sudah dibangun listrik dan lampu di desa saya,” kata Yohanis Yafok, Kepala Desa Ampas," terangnya.

Berikut VIDEO Kisah Kehadiran Pemerintah Di Desa Ampas, Kabupaten Keerom, Papua.

Dalam pidatonya, Presiden menegaaskan bahwa ingin rakyat-rakyat di perbatasan merasakan kehadiran Negara melalui pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di Motaain dan Motamasin-NTT, Skouw-Papua, Entikong-Kalimantan Barat, Aruk-Kalimantan Barat, dan Nanga Badau-Kalimantan Barat. PLBN adalah beranda terdepan Indonesia yang kita harapkan memunculkan sentra-sentra pertumbuhan ekonomi baru sehingga pembangunan menjadi lebih merata di seluruh pelosok negeri.

Untuk mempercepat pemerataan pembangunan di daerah dan desa, Pemerintah meningkatkan anggaran transfer ke daerah dan dana desa. Melalui program Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik, Pemerintah meningkatkan akses rakyat untuk mendapatkan pelayanan infrastruktur dasar seperti jaringan air minum sampai ke rumah-rumah warga.

Pemerintah juga mendorong pergerakan ekonomi daerah dengan peningkatan presentase kemantapan jalan provinsi, jalan kabupaten/kota dan mendukung irigasi pertanian. Komitmen pemerataan ekonomi juga diwujudkan melalui peningkatan Dana Desa, yang pada tahun 2017 ini besarnya Rp. 60 trilliun. Dengan dana desa ini, Pemerintah mendorong percepatan pertumbuhan serta pemerataan ekonomi desa.

Dalam mendukung pemerataan, Pemerintah juga mendorong peningkatan rasio elektrifikasi nasional yang mencapai 92 persen pada bulan Maret tahun 2017.

(mk)

No comments:

Post a Comment