Nama-nama diduga terlibat Saracen dikantongi Polisi dan segera diperiksa - Indowordnews

Breaking

28 August 2017

Nama-nama diduga terlibat Saracen dikantongi Polisi dan segera diperiksa

Nama-nama diduga terlibat Saracen dikantongi Polisi dan segera diperiksa
Sindikat Penebar Hate Speech dan SARA/foto @merdeka
Polisi terus mendalami sepang terjang grup penyebar SARA di media sosial, Saracen. Namun demikian, Analisa Kebijakan Madya Bidang Penmas Divhumas Polri, Kombes Pol Sulistyo Pudjo Hartono menegaskan, polisi tidak mau gegabah dalam melakukan penyelidikan terhadap kasus Saracen.

"Kita berusaha untuk tidak gegabah menunjuk siapa-siapa yang ada dalam file yang kita punya. Karena ini kita mengedepankan asas praduga tak bersalah," ujarnya di acara diskusi Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (26/8).

Pudjo mengatakan, orang-orang yang disebut ada di dalam struktur Saracen akan dipanggil untuk dimintai keterangannya.

"Ini untuk dicocokkan apakah benar posisi beliau-beliau atau orang-orang yang disebutkan tersebut sesuai dengan yang ada dalam jaringan itu," ujarnya.

Pihaknya mengaku sudah mengantongi nama-nama yang disebut berada dalam jaringan atau struktur Saracen.
Nama-nama diduga terlibat Saracen dikantongi Polisi dan segera diperiksa
Eggy Sudjana bersama Anggota Komisi I DPR Sukamta, Ketua Komite Fact Cheker Mafindo Aribowo Sasmito, Direktur Indonesia New Media Watch Agus Sudibyo dan Asosiasi Media Siber Indonesia Erik Somba dalam Diskusi Polemik di Jakarta, Sabtu (26/8/2017).
Menurutnya nama-nama tersebut sudah ramai beredar di media sosial.

"Tentu saja nama itu kan ada. Bahkan sebagian sudah beredar dalam media sosial dan itu tentu saja kita tidak bisa langsung, kita harus cek kepada para pelaku maupun kepada orang-orang tersebut yang ada dalam info digital tersebut. Akan kita mintai keterangan," pungkasnya.

Sebelumnya, Mabes Polri berhasil membongkar grup jaringan penebar kebencian di media sosial, Sacaren. Tiga orang ditangkap. Jasriadi alias Jas (32) sebagai ketua grup, MFT yang berperan sebagai Koordinator Bidang Media dan Informasi, dan Sri Rahayu Ningsih turut serta menyebarkan konten kebencian. Usai ditangkap, jumlah anggota group Facebook Saracen langsung menurun secara drastis.


*Sumber merdeka.com


(mk)


No comments:

Post a Comment