Ungkapan Hati John F Kennedy: Presiden Sukarno, Saya Sungguh Mengagumi Anda - Indowordnews

Breaking

28 August 2017

Ungkapan Hati John F Kennedy: Presiden Sukarno, Saya Sungguh Mengagumi Anda

Ungkapan Hati John F Kennedy: Presiden Sukarno, Saya Sungguh Mengagumi Anda
JFK-Soekarno, Foto:1961
Presiden Amerika Serikat ke-35, John Fitzgerald Kennedy atau biasa disapa John F Kennedy, sangat mengagumi sosok Bung Karno. Persahabatan keduanya begitu dekat, meski umur mereka terpaut jauh.

Dalam perpustakaan digital Presiden Kennedy, Bung Karno tercatat pernah dua kali datang ke Gedung Putih di Washington DC, Amerika Serikat, pada tahun 1961. Lalu, sedekat apa sebenarnya hubungan mereka?
“John F. Kennedy dan aku saling menyukai pergaulan kami satu sama lain,” kata Bung Karno dalam buku otobiografinya.
“Kami banyak mempunyai persamaan. Kennedy adalah orang yang sangat ramah dan menunjukkan persahabatan terhadapku. Dia membawaku ke tingkat atas, ke kamar tidurnya sendiri dan disanalah kami bercakap‐cakap.”

“Dia membicarakan cita‐cita politik yang kupelopori dan mengutip bagian‐bagian dari pidato‐pidatoku. Kennedy mempunyai cara untuk mendekati seseorang melalui hati manusia.”
Bung Karno kemudian menirukan perkataan Kennedy kepadanya:
“Presiden Sukarno, saya sangat mengagumi Tuan. Seperti saya sendiri, Tuan mempunyai pikiran yang senantiasa menyelidiki dan bertanya‐tanya. Tuan membaca segala‐galanya. Tuan sangat banyak mengetahui.”
Saking dekatnya dengan Presiden Kennedy, Bung Karno bahkan sering “curhat”. Bung Karno suka dengan cara Kennedy mendengarkan keluh-kesahnya.Sebagai contoh ketika pers Amerika menulis “pedas” tentang dirinya.
“Saya setuju dengan Tuan, Presiden Sukarno. Saya pun telah mendapat kesukaran dengan para wartawan kami,” kata Kennedy berempati.
“Apakah kami beruntung atau tidak, namun kemerdekaan pers merupakan satu bagian dari pusaka peninggalan Amerika,” kata Kennedy.
Presiden ke-5 Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputeri, menceritakan bagaimana sedihnya Bung Karno begitu mendengar kabar bahwa Kennedy meninggal dengan cara yang sangat mengenaskan pada usia 46 tahun.
Kennedy ditembak oleh seseorang di Dallas, Texas, Amerika Serikat, pada 22 November 1963. Ia mati di mobil yang membawanya berkeliling menyapa rakyatnya. Padahal ia baru terpilih sebagai presiden pada tahun 1961.
Setelah Kennedy terbunuh, hubungan Soekarno dan pemimpin Amerika Serikat lainnya pun merenggang. Indonesia makin merapat ke Blok Timur yang dimotori Rusia.
“Saya berpikir bila beliau (Kennedy) masih ada, maka arah yang namanya negara super power Amerika tidak seperti ini,” kata Mega, yang pernah ikut ayahnya, Bung Karno, berkunjung ke Gedung Putih.
Dari berbagai sumber
indowordnews #tokoh

No comments:

Post a Comment