Ditemui wartawan usai pelantikan, Idrus mengungkapkan bahwa ia akan segera bekerja dan mempelajari program-program yang ada di Kementerian Sosial.
“Di situ saya akan mengidentifikasi sekaligus memahami kebijakan-kebijakan yang telah diambil Ibu Khofifah,” ujar Idrus dilansir dari setkab.go.id.
Pria kelahiran Pinrang, Sulawesi Selatan itu, mengaku akan banyak belajar dari pendahulunya mengenai langkah-langkah yang telah diambil, yang menurut catatannya telah mampu mengurangi tingkat kemiskinan di Indonesia mencapai 1,2 juta orang.
“Pengurangan kemiskinan ini tentu tidak secara tiba-tiba, ini adalah melalui proses pelaksanaan program-program yang dilakukan oleh pemerintah,” tutur Idrus.
Dalam upaya pengurangan kemiskinan tersebut, ungkap Idrus, dirinya akan melakukan percepatan (akselerasi) kinerja di kementerian yang ia pimpin. “Ada akselerasi kerja/kinerja sesuai dengan filosofi kabinet ini, kerja, kerja, kerja,” kata Idrus.
Selanjutnya, Idrus juga akan memastikan sinergitas antar kementerian/lembaga terkait. “(Pengurangan) kemiskinan tidak semata-mata di Kementerian Sosial, tetapi adalah merupakan tanggung jawab dan harus sinergi dari keseluruhan unsur-unsur dan elemen lembaga yang ada,” tegas Idrus.
Ditanya wartawan mengenai kecocokan dengan Presiden Jokowi, Idrus menyampaikan bahwa ia dan Presiden sama-sama memiliki komitmen untuk bekerja demi kemakmuran rakyat.
“Kecocokannya kerja, kerja. Kerja, kerja, kerja untuk rakyat, itulah kata kunci,” pungkas Idrus.
(edm)

No comments:
Post a Comment