![]() |
| Imam Besar FPI, Rizieq Shihab & Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto |
Bahkan, kata dia, diantaranya ada yang telah tergabung dalam Front Pembela Islam (FPI). Hasto mengaku mendengar itu langsung dari mulut imam besar FPI itu.
"Saya bertemu dengan Habib Rizieq 28 Januari 2017 di Megamendung. Banyak anak PKI di FPI. Jadi sama. Dia bukan PKI," tambahnya.
Kata Hasto, saat menjadi saksi untuk Alfian Tanjung, di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (7/1). "Sama dengan ketika saya bertemu dengan Habib Rizieq di Megamendung, beliau juga mengatakan, banyak anak PKI yang juga ada di FPI, beliau mengatakan, jadi sama. Tetapi dia bukan (berati anggota) PKI."
Alfian adalah terdakwa kasus pencemaran nama baik terkait pernyataanya bahwa 85 persen anggota PDIP adalah PKI.
Hasto sempat menyebut pertanyaan yang diajukan penasihat hukum soal Ribka Tjiptaning tak terkait materi perkara.
"Dari pernyataannya juga tidak tahu subtansinya, otentiknya, jadi kurang jelas. Akan tetapi itu di luar materi," tuturnya. Namun jika ingin dikaitkan, Hasto menegaskan yang mengetahui keanggotan di PDIP adalah dirinya selaku Sekjen.
"Bisa di cek di KPU pada saat verifikasi," kata Hasto. Dia pun menyampaikan, bahwa buku yang pernah ditulis Ribka Tjiptaning berjudul, 'Aku Bangga jadi Anak PKI', hanya menyatakan bahwa anak PKI masuk ke PDIP, bukan untuk menyebarkan ideologi PKI atau komunisme.
"Saya luruskan yang mulia, bahwa dalam buku tersebut, anak PKI masuk, tapi bukan saya PKI, bukan menyebarkan saya PKI, tapi adalah anak PKI masuk," ujarnya.
Hasto menyatakan, bahwa tidak benar anggota PDIP adalah PKI. Dia menegaskan, berdasarkan anggaran dasar/anggaran rumah tangga (AD/ART), PDIP berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.
"Kami punya KTA semuanya, kami punya sistem informasi anggota Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, yang di KPU juga ada. Itu bisa diteruskan apakah PKI atau bukan. Karena kami partai yang kokoh berdasarkan Pancasila," kata dia.
![]() |
| Alfian Tanjung. |
Terkait dengan pelaporan Alfian Tanjung, menurut Hasto, hanya semata-mata untuk menegakan hukum.
"Padahal lebih dari 92 persen kader PDI Perjuangan beragama Islam. Kami tidak pernah bernafsu memenjarakan orang lain," tegas Hasto saat bersaksi untuk Alfian Tanjung, di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (7/2/2018).
Alfian Tanjung menjadi terdakwa penghinaan atau pencemaran nama baik lewat media sosial terutama akun Twitter-nya, Alfian mencuit 'PDIP 85% isinya kader PKI'. Alfian disangkakan melanggar Pasal 28 juncto Pasal 27 ayat (3) Undang-Undang ITE.
Dipihak FPI, mereka membantah pernyataan Haso. Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI), KH Ahmad Sobri Lubis menilai Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristianto memberikan keterangan palsu saat menjadi saksi di persidangan ustaz Alfian Tanjung di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (7/2). Keterangan palsu yang disampaikan Hasto, yakni soal banyak anak PKI di dalam FPI.
Ia mengingatkan kepada Hasto agar berhati-hati karena bisa dikenakan pasal terkait keterangan palsu di pengadilan. Sobri Lubis menegaskan, Habib Rizieq tidak pernah menyatakan di FPI banyak anak PKI. Baik di depan Hasto mau pun di belakang Hasto, bahkan dimana pun dan kapan pun.
Ust. Alfian Tanjung ditangkap karena sebut: "Banyak kader PKI di PDIP"— Laskar Pembela Islam (@DPP_LPI) 8 Februari 2018
Apa Hasto (Sekjen PDIP) bisa diperlakukan hal yg sama karena sebut: "Banyak Anak PKI di FPI" ? pic.twitter.com/HpCKlwECKc
[edmun]



No comments:
Post a Comment