![]() |
| Pasien dievakuasi ke luar rumah sakit menyusul gempa di Banyumas, Jawa Tengah, 16 Desember 2017. (Foto: AP/Agus Fitrah) |
Survei Geologi A.S. mengatakan pusat gempa berada di kedalaman 92km, sekitar 52km barat daya Tasikmalaya.
![]() |
| (Map: USGS) |
Tremor terasa di Jawa tengah dan barat dengan serangkaian gempa susulan memicu kepanikan warga.
Sutopo Purwo Nugroho, Humas BNPB, mengatakan bahwa dua orang meninggal dunia, tujuh lainnya terluka dan lebih dari 100 bangunan rusak, termasuk rumah sakit di Jawa Tengah.
![]() |
| Rumah Sakit Banyumas di Jawa Tengah rusak akibat gempa. (Foto: Twitter / @ Sutopo_BNPB) |
Dia memasang foto di Twitter-nya foto warga yang memantau bangunan yang roboh. Gempa tersebut menyebabkan bangunan bergoyang selama beberapa detik di ibu kota Jakarta.
Plafon Pendopo Kabupaten Cilacap ambrol akibat gempa 6,9 SR. pic.twitter.com/sfMA3vpkrx— Sutopo Purwo Nugroho (@Sutopo_BNPB) 15 Desember 2017
"Pantas saja kami tiba-tiba merasa pusing terus ... Kami kemudian menyadari bahwa itu adalah sebuah gempa dan segera turun ke bawah," kata pria berusia 50 tahun itu kepada AFP.
Warga di kota pesisir Cilacap dievakuasi sebagai upaya antisipasi ancaman tsunami.
Beberapa rumah juga dilaporkan rusak di kota Tasikmalaya, sekitar 50km dari pusat gempa.
Indonesia mengalami aktivitas seismik dan vulkanik yang sering terjadi karena posisinya di "Cincin Api" Pasifik, di mana lempeng tektonik bertabrakan.
Pengalaman gempa melanda provinsi Aceh barat pada bulan Desember 2016, menewaskan lebih dari 100 orang, banyak yang mengalami luka-luka dan menyebabkan puluhan ribu orang kehilangan tempat tinggal.
[mk]



No comments:
Post a Comment